17 April, 2008


PELATIHAN PEMANDU WISATA

Kehadiran pemandu wisata sangatlah penting seiring dengan tujuan orang melakukan kunjungan dan perjalanan wisata yaitu ingin memperoleh pengalaman yang menyenangkan dan kenangan yang mengesankan. Dengan kemampuan yang dimiliki seorang pemandu wisata dapat memberikan penjelasan dan bimbingan yang benar-benar informative, komunikatif dan atraktif sehingga bisa membuat sesuatu yang sempit dan dangkal menjadi sesuatu yang luas dan mendalam. Pemandu wisata harus mampu menggambarkan produk wisata dengan baik, benar dan menarik serta menggesankan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kulonprogo, Drs.Bambang Pidegso,MSi mengatakan hal itu dalam kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Terpadu tahun 2008 di PPSJ, Pahingan Sendangsari Pengasih, Rabu (16/4). Pelatihan berlangsung selama tiga hari Rabu (16/4), Kamis (17/4) dan Sabtu (19/4), dengan peserta sebanyak 22 orang yang terdiri dari 8 orang dari pemandu wisata obyek wisata , 6 orang dari desa Wisata (Nglinggo, Sendangsari, Sukomoyo dan Keceme), 4 orang dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan 4 orang dari pengelola hotel.

“Kegiatan ini difokuskan pada SDM pemandu wisata dan pengelola hotel agar mempunyai kemampuan dan pengetahuan serta mampu memberikan penjelasan dan bimbingan kepada para wisatawan sehingga mereka merasa senang dan mempunyai keinginan untuk berkunjung kembali,”jelas Bambang,

Sasaran dalam pelatihan adalah pengelola hotel di obyek wisata Glagah dan Kota Wates, pemandu wisata Goa Kiskendo, Puncak Suroloyo, Pantai Glagah, Waduk Sermo, Pantai Trisik, Makam Nyi Ageng Serang dan Pemandian Clereng, pemandu wisata dari desa Wisata Nglinggo Pagerharjo, Sendangsari Pengasih, Sukomoyo Jatimulyo Girimulyo dan Keceme Gerbosari Samigaluh.

Selain Kadinas Kebudayaan dan Pariwisata, narasumber dari DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DIY, Perhimpunan Hotel Restauran Indonesia (PHRI) dan Asosiasi Jasa Pariwisata (ASITA) dengan materi Kebijakan tentang Kepariwisataan Kabupaten Kulonprogo, Front Office and House Keeping Management, Pengelolaan Objek dan Atraksi Wisata, Legenda, Tradisi, Cerita Rakyat, Adat Istiadat, Guiding Technic and Public Speaking, Pengelolaan Home Stay dan Produk Hotel, Food and Beverage dan Praktek Guiding.

Untuk mendukung program pemkab Go Internasional dalam bidang pariwisata, dalam waktu mendatang akan dilakukan pelatihan bagi pengelola wisata dengan pengetahuan bahasa asing minimal inggris dan mandarin.

Tidak ada komentar: